Thought

How I Met My Husband

I’m not sure whether this story is worth telling or even boring as I can’t tell it in fascinating way. Yet I don’t wanna let this memory just fade over time. I’m trying my best, telling you honestly. Ehe~


2014, waktu itu saya masih kuliah semester 3, masih lucu-lucunya dan … (more...)

Poem

Satu September

Jika saja bukan karena berserah pada Allah, barangkali hari ini tidak akan terjadi. Sebab kita sama-sama tahu, hanya akan ada lelah jika tetap meletakkan pengharapan pada makhluk.

Ijinkan aku menyampaikan sedikit saja ungkapan terima kasihku, sisanya biar kutunjukkan dalam ketaatanku padamu setelahnya.

Atas waktu yang sudah terluangkan untuk saling memperjuangkan.… (more...)

Poem

Incerto

Terima kasih untuk waktu yang sudah terluangkan

Menunggu dengan tabah atas setiap ketidakpastian

Terima kasih untuk tidak menyerah

Meski aku berkali-kali lelah

Terima kasih karena telah bicara

Menjawab semua tanda tanya

 

Terima kasih karena tetap menjadi teman,

Meski harus mengubur luka dalam-dalam

 

Tangerang, 11 Januari 2018

 … (more...)

Thought

Bagaimana Jika

Demikianlah pelajaran sabar dan syukur. Tidak akan ada usainya.

Hidup tidak pernah menawarkan kemudahan, maka hati kitalah yang harus lapang menampung sabar dan memuat syukur untuk semua ketetapan yang sudah dan akan terjadi.

Kau tahu, meski ramai orang-orang melihatku bahagia, sesungguhnya ada banyak kekhawatiran yang aku simpan; tentang banyaknya “bagaimana (more...)

Storiette

Kepada Mei, Tentang April

Selamat sore, Mei,

Bagaimana kabarmu? Terima kasih telah berkenan membaca surat-suratku ini. Sebentar lagi kita bertemu, barangkali kau tertarik untuk kuperkenalkan langsung dengan April; pemilik rindu yang kuceritakan padamu dalam surat sebelumnya?

Tak ada yang istimewa darinya, awalnya. Sungguh. Sampai sekali waktu aku melihat warna kekecewaan di raut wajahnya, dan … (more...)

Poem

Pagi, Satu Maret

Bagiku, hal sederhana seperti gerimis di pagi hari adalah sesuatu yang romantis. Seperti senandung dari semesta yang mampu meluruhkan perasaan. Meresap ke halaman hati yang gersang oleh kegundahan dan resah.

Aku suka hujan. Karena setiap kali ia turun, doaku melangit. Sabar dan syukur adalah diantaranya. Sebab tanpa dua hal tersebut, … (more...)

Storiette

Kepada Mei, Tentang Rindu dan Pemiliknya yang Berlalu

Biar kuceritakan sedikit padamu, Mei, tentang seorang perantau yang dengan tekun menyimpan penantian untuk sebuah pulang.

Jauh sebelum hari ini, ia pernah amat memelihara rindu, memupuk dan menyiraminya setiap pagi agar kelak tumbuh mekar pada perjumpaan yang lebih dari sekadar sapa. Bila kau menatap matanya, Mei, kau seperti melihat cahaya … (more...)

Poem

Pisang Goreng dan Secangkir Kopi

Ini bukan kali pertama aku seperti ini. Mendadak ingin lari dari kenyataan dan bersembunyi di balik kesunyian. Aku sedang tidak ingin meyakini perasaan yang timbul tenggelam dan gaduh di dadaku. Atau pada isi kepala yang berisik berasumsi dan mendiktekan ini itu tentang perasaanku.

Aku sedang rindu pada pagi yang manis … (more...)

Thought

Thoughts to write

Empat bulan lebih sejak terakhir kali saya ngepos tulisan di sini.

Many things happen. Many thoughts to write. Many knowledge worth sharing. Tapi lagi-lagi, meski gak bisa dijadikan alasan, ‘too much distractions’ masih menjadi jawaban andalan kalau ditanya kenapa belum nulis lagi.

Beberapa bulan ini pikiran saya tengah … (more...)

Thought

Laa Tahzan

Sungguh beruntung bagi orang-orang yang senantiasa menjaga hatinya. Yang tidak mudah meletakkan pengharapannya kepada manusia. Yang tidak menyandarkan perasaan kepadanya, tak juga mencurahkan cintanya. Sebab bagi seseorang yang terjaga hatinya, adalah Allah satu-satunya tempat untuknya berharap, bersandar, dan mencurahkan segala rasa.


Tulisan ini dipersembahkan untuk teman terbaik, yang tengah membangun (more...)