Thought

Bagaimana Jika

Demikianlah pelajaran sabar dan syukur. Tidak akan ada usainya.

Hidup tidak pernah menawarkan kemudahan, maka hati kitalah yang harus lapang menampung sabar dan memuat syukur untuk semua ketetapan yang sudah dan akan terjadi.

Kau tahu, meski ramai orang-orang melihatku bahagia, sesungguhnya ada banyak kekhawatiran yang aku simpan; tentang¬†banyaknya “bagaimana jika…” yang berputar-putar dan terbayang di kepalaku.

Manusia bisa begitu baik dalam menyusun rencana, namun pada akhirnya kita tetap akan tunduk pada ketetapan Yang Kuasa. Maka selagi doa-doa masih bisa kita panjatkan, mari bersama-sama menengadah dan meminta pada-Nya.

Bukan hanya untuk dibersamai di akhir cerita, melainkan ditabahkan jika pada akhirnya tak disatukan.

 

Tangerang, 9 April 2018

1 thought on “Bagaimana Jika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *