Storiette

Kepada Mei, Tentang April

Selamat sore, Mei,

Bagaimana kabarmu? Terima kasih telah berkenan membaca surat-suratku ini. Sebentar lagi kita bertemu, barangkali kau tertarik untuk kuperkenalkan langsung dengan April; pemilik rindu yang kuceritakan padamu dalam surat sebelumnya?

Tak ada yang istimewa darinya, awalnya. Sungguh. Sampai sekali waktu aku melihat warna kekecewaan di raut wajahnya, dan … (more...)

Storiette

Kepada Mei, Tentang Rindu dan Pemiliknya yang Berlalu

Biar kuceritakan sedikit padamu, Mei, tentang seorang perantau yang dengan tekun menyimpan penantian untuk sebuah pulang.

Jauh sebelum hari ini, ia pernah amat memelihara rindu, memupuk dan menyiraminya setiap pagi agar kelak tumbuh mekar pada perjumpaan yang lebih dari sekadar sapa. Bila kau menatap matanya, Mei, kau seperti melihat cahaya … (more...)

Storiette

Dua Masa

unnamed

Yang dia ingat tentang tempat itu adalah ayahnya. Selama dua puluh tiga tahun dalam hidupnya, hanya dua kali ia pergi ke pantai.

Kali pertamanya adalah ketika ulang tahun yang kelima.

Gadis kecil itu begitu gembira dan lincah berlarian di tepian pantai. Angin turut gembira dengan berembus di antara helai-helai … (more...)

Storiette

Renjana dalam Secangkir Kopi

PhotoGrid_1444372115393

Dini hari sudah cukup bagi sepi untuk menambah siksa kepada para pelaku rindu yang tengah terjaga.

Perempuan itu enggan tidur. Dia memutuskan untuk beranjak dari tempat tidurnya. Dilangkahkan kakinya menuju dapur. Dia mengambil cangkir dan menyeduh dua sendok kopi hitam. Kesukaannya, tanpa gula.

Secangkir kopi pada dini hari tidaklah buruk, … (more...)

Storiette

Skenario

PhotoGrid_1440483424243

Hari ini sepertinya amat kusut. Semua geraknya terlihat gontai, malas. Disibaknya rambut yang menutupi sebagian wajahnya. Dipandanginya kamar tempat ia terbangun pagi tadi.

Perempuan itu mendesah. Pikirannya masih melanglang buana. Raganya di situ, tapi hatinya entah di mana.

Duhai, rupanya ia sedang jatuh cinta. Tapi jatuhnya pada seorang yang berjarak … (more...)

Storiette

Lelaki yang Menunggu Hujan

 

PhotoGrid_1438231944312
Credits to Line Deco

Setiap sore dia berjalan menyusuri kota. Menggengam harapan yang sama besarnya dengan rindu. Lalu duduk termangu di bangku taman yang hampir reyot kayunya. Masih menggenggam harapan yang sama besarnya dengan rindu. Matanya menelusuri setiap sudut yang bisa dijangkau penglihatannya. Kemudian kembali tertunduk memandangi ujung sepatunya.… (more...)

Storiette

Merayu Hujan

 

IMG_20150624_215139
Credits to Line Deco

Aku menghela napas panjang. Pelan tanganku menyentuh kaca yang berembun. Malam ini hujan turun lagi. Hujan yang sebenarnya tak begitu deras, hanya gerimis yang cukup untuk menghasilkan bunyi gemercik di luar.

Hujan mengetuk-ngetuk jendela, tapi malah pintu kenanganku yang terbuka.

Kedai kopi ini penting. Sangat … (more...)

Storiette

Pulang (3)

"Going Home" by Pawel Matys
“Going Home” by Pawel Matys

Hari itu mendung.

Aku berdiri mematung di persimpangan jalan, memandang sebuah rumah tua dari balik kacamataku. Catnya terlihat pudar, banyak bekas retakan pada dinding, tumbuhan liar mulai menjalar di pekarangan.

Rumah itu sama menderitanya denganku.

Hari itu mendung.

Aku berdiri mematung di persimpangan jalan, … (more...)

Storiette

Perempuan dan Hujan

Hujan di balik jendela

Rintik hujan yang menderas hingga membuatnya berteduh di sebuah warung kecil pinggir jalan tadi akhirnya reda juga. Pelan-pelan kakinya cekatan menghindari genangan air bekas hujan itu.

Perempuan itu tiba dengan baju yang sedikit kusut. Sama kusutnya dengan hari sabtu kelabu yang diguyur hujan. Padahal ia sudah berjanji untuk datang tepat … (more...)

Storiette

Rindu Yang Menunggu

IMG_20150612_163635

Entah bagaimana aku akan menuliskannya.

Sulit menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan tentangnya.

Dia telah menjadi bagian yang amat penting dalam hidupku. Menjadi penyelamat ketika aku hampir tenggelam. Membangun harapan lagi, menjanjikan genggaman yang erat.

Dia sungguh telah menjadi bagian yang terpenting dalam lingkaran hidupku. Menuntunku ketika luka membuat langkahku … (more...)