Dua Masa

unnamed

Yang dia ingat tentang tempat itu adalah ayahnya. Selama dua puluh tiga tahun dalam hidupnya, hanya dua kali ia pergi ke pantai.

Kali pertamanya adalah ketika ulang tahun yang kelima.

Gadis kecil itu begitu gembira dan lincah berlarian di tepian pantai. Angin turut gembira dengan berembus di antara helai-helai … (more...)

Renjana dalam Secangkir Kopi

PhotoGrid_1444372115393

Dini hari sudah cukup bagi sepi untuk menambah siksa kepada para pelaku rindu yang tengah terjaga.

Perempuan itu enggan tidur. Dia memutuskan untuk beranjak dari tempat tidurnya. Dilangkahkan kakinya menuju dapur. Dia mengambil cangkir dan menyeduh dua sendok kopi hitam. Kesukaannya, tanpa gula.

Secangkir kopi pada dini hari tidaklah buruk, … (more...)

Skenario

PhotoGrid_1440483424243

Hari ini sepertinya amat kusut. Semua geraknya terlihat gontai, malas. Disibaknya rambut yang menutupi sebagian wajahnya. Dipandanginya kamar tempat ia terbangun pagi tadi.

Perempuan itu mendesah. Pikirannya masih melanglang buana. Raganya di situ, tapi hatinya entah di mana.

Duhai, rupanya ia sedang jatuh cinta. Tapi jatuhnya pada seorang yang berjarak … (more...)

Lelaki yang Menunggu Hujan

 

PhotoGrid_1438231944312
Credits to Line Deco

Setiap sore dia berjalan menyusuri kota. Menggengam harapan yang sama besarnya dengan rindu. Lalu duduk termangu di bangku taman yang hampir reyot kayunya. Masih menggenggam harapan yang sama besarnya dengan rindu. Matanya menelusuri setiap sudut yang bisa dijangkau penglihatannya. Kemudian kembali tertunduk memandangi ujung sepatunya.… (more...)

Merayu Hujan

 

IMG_20150624_215139
Credits to Line Deco

Aku menghela napas panjang. Pelan tanganku menyentuh kaca yang berembun. Malam ini hujan turun lagi. Hujan yang sebenarnya tak begitu deras, hanya gerimis yang cukup untuk menghasilkan bunyi gemercik di luar.

Hujan mengetuk-ngetuk jendela, tapi malah pintu kenanganku yang terbuka.

Kedai kopi ini penting. Sangat … (more...)

Pulang (3)

"Going Home" by Pawel Matys
“Going Home” by Pawel Matys

Hari itu mendung.

Aku berdiri mematung di persimpangan jalan, memandang sebuah rumah tua dari balik kacamataku. Catnya terlihat pudar, banyak bekas retakan pada dinding, tumbuhan liar mulai menjalar di pekarangan.

Rumah itu sama menderitanya denganku.

Hari itu mendung.

Aku berdiri mematung di persimpangan jalan, … (more...)

Perempuan dan Hujan

Hujan di balik jendela

Rintik hujan yang menderas hingga membuatnya berteduh di sebuah warung kecil pinggir jalan tadi akhirnya reda juga. Pelan-pelan kakinya cekatan menghindari genangan air bekas hujan itu.

Perempuan itu tiba dengan baju yang sedikit kusut. Sama kusutnya dengan hari sabtu kelabu yang diguyur hujan. Padahal ia sudah berjanji untuk datang tepat … (more...)

Rindu Yang Menunggu

IMG_20150612_163635

Entah bagaimana aku akan menuliskannya.

Sulit menemukan kata yang tepat untuk menggambarkan tentangnya.

Dia telah menjadi bagian yang amat penting dalam hidupku. Menjadi penyelamat ketika aku hampir tenggelam. Membangun harapan lagi, menjanjikan genggaman yang erat.

Dia sungguh telah menjadi bagian yang terpenting dalam lingkaran hidupku. Menuntunku ketika luka membuat langkahku … (more...)

Have You?

Processed with VSCOcam with b1 preset

Have you ever missed someone whom you used to be together with?

Have you ever missed someone that no longer with you?

Have you ever missed someone until it hurts?

Have you?

Perempuan itu menghela napas yang sepertinya terasa begitu berat. Setelah delapan jam menunggu dengan hati yang tidak … (more...)

Being A Coffee Connoisseur

PhotoGrid_1433771525747
Sweet Cortado

Perempuan itu melangkah masuk. Matanya menelusuri seisi ruangan, mencari meja yang belum terisi. Lalu dengan cepat ia menangkap satu tempat yang masih kosong di sudut ruangan.

Pas! Ia tersenyum. Dari sudut itu ia bisa dengan mudah memperhatikan tiap orang yang keluar masuk kedai.

Kalau beruntung, ia bisa bertemu … (more...)