Pencuci Alami dari Buah Lerak

#BelajarZeroWaste

Buah lerak atau klerak ini bentuknya mirip seperti kacang walnut dan biasanya banyak tumbuh di hutan di Pulau Jawa. Banyak orang yang tahu bahwa buah ini hanya digunakan sebatas untuk mencuci bahan batik, yang padahal buah ini bahkan bisa lebih ajaib manfaatnya daripada itu. Biji buah lerak ini mengandung getah saponin yang menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci.

 

Apa manfaatnya?

Lerak ini 100% alami dan biodegradable, budidayanya tidak menggunakan pestisida karena serangga secara alami menjauhi saponin. Menggunakan lerak sebagai pencuci alami berarti meniadakan senyawa kimia yang berbahaya dan sifatnya yang halus tidak menyebabkan iritasi pada kulit atau merusak pakaian, bahkan aman untuk pakaian bayi. Selain itu, sabun lerak juga mudah dibilas (sesuai pengalaman), jadi lebih hemat air, hemat biaya dan yang pasti #zerowaste karena setelah digunakan berkali-kali, buah lerak bisa dikomposkan.

 

Kenapa harus beralih ke pencuci natural?

Kebanyakan produk konvensional itu mengandung senyawa kimia dan pewangi buatan yang bisa berbahaya bagi tubuh. Salah satu yang paling berbahaya adalah surfaktan yang berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbarui (minyak bumi), beracun, tidak dapat terurai dalam waktu cepat, serta berbahaya bagi lingkungan. (Untuk lebih jelasnya mengenai surfaktan bisa browsing sendiri, ya! hehe)

Selain hal yang disebutkan di atas, alasan pribadiku beralih dari bahan pencuci konvensional adalah karena kulitku yang sensitif, bikin kulit jadi gatal dan wangi dari deterjen atau pewangi lainnya kadang langsung bikin bersin-bersin.

 

Cara menggunakan buah lerak

1. Sebagai Pengganti Deterjen

Untuk deterjen, ada dua cara yang saya gunakan, dipakai langsung dan direbus. Kalau dipakai langsung, tinggal masukkan 10-15 buah lerak ke dalam kantung (bisa kaus kaki atau kantung kecil apa saja), terus masukkan ke mesin cuci saat menggiling cucian. Atau bisa juga buahnya direndam dulu 2 malam sampai lunak terus dipisahkan dari bijinya dan dimasukkan ke kantung kecil.

Tapi saya lebih suka yang direbus agar jadi deterjen cair. Caranya:

– rendam 15-20 buah lerak dengan 1,5 liter air selama 2 malam

– rebus dengan api kecil bersama kulit jeruk atau lemon agar wanginya segar

– dinginkan dalam suhu ruang, pencet-pencet buah lerak sampai lunak dan pisahkan dari bijinya

– saring dan masukkan ke botol, bisa tambahkan beberapa tetes minyak esensial kalau suka

 

2. Sebagai Pengganti Sabun Cuci Piring, Cairan Pembersih Lantai, dll

Untuk sabun cair pencuci piring atau pembersih lantai sebetulnya bisa menggunakan cara yang sama seperti membuat deterjen cair, yaitu dengan cara direndam dan direbus. Tinggal menambahkan wewangian alami kesukaan saja seperti kulit jeruk, jeruk lemon atau jeruk nipis. Hihi :D

Saya sudah coba metode-metode tersebut dan hasilnya memuaskan, gak kalah sama pencuci konvensional.

Catatan penting:

  • Hindari kontak dengan mata
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Hasil cuci dengan buah lerak bersih maksimal, tapi jangan berharap busa yang melimpah dan wangi yang berlebihan
  • Jangan lupa komposkan buah lerak jika setelah digunakan (berkali-kali)

Selamat mencoba! :)

1 thought on “Pencuci Alami dari Buah Lerak”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *