Yayasan Yatim Piatu & Kaum Dhuafa As-Sodiqiyah

Assalamu’alaykum warohmatullah…

Salam kenal untuk para sahabat blogger ^^

Pada tulisan pertama ini saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai sebuah yayasan yatim piatu & kaum dhuafa yang (mungkin) belum terjangkau atau kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Here is….

 image

Adalah sebuah yayasan yang menaungi anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa yang berdiri sejak tahun 2003 dengan SK Menteri & HAM RI No. C554HT.03.01 th 2002. Yayasan Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa As-Sodiqiyah  ini terletak di Kp. Pangodokan; Perbatasan Desa Karet, kel. Kutabumi, kec. Pasar Kemis, Kab. Tangerang-Banten.

Yayasan ini berdiri diatas tanah pengairan daerah cadas dengan bangunan yang sangat sederhana. Hebatnya pengurus utama yayasan ini adalah seorang janda pensiunan PNS. Dengan hatinya yang sangat mulia, ia rela menampung 45 anak yang datang dari berbagai wilayah, bahkan luar pulau jawa. Beberapa dari mereka diantar orangtuanya karena berasal dari keluarga kurang mampu.

image

image

image

image

image

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh salah satu teman dari Tangerang Backpacker yang melakukan survei ke yayasan tersebut, dapat kita lihat dari foto-fotonya, betapa miris keadaannya, cukup jauh dari kata layak dengan banyaknya atap yang bocor dan kondisi bangunannya yang sudah rapuh. Sebetulnya mereka telah melakukan proses pembangunan untuk yayasan tersebut di daerah Rajeg, Tangerang, karena tanah yang mereka tempati ini tak lama lagi akan mengalami penggusuran karena berdiri di bantaran kali. Namun mereka belum tahu pasti kapan akan pindah ketempat yang lebih layak itu, karena pembangunannya pun terkendala oleh biaya.

image

Pengurus aktif yang ada di yayasan ini berjumlah 5 orang, semuanya tinggal disana bersama anak-anak. Ada juga 10 pengurus lain yang tidak tinggal disana dan sering membantu-bantu disana.

image

image

Dengan total 45 anak, 7 diantaranya adalah balita berusia paling kecil 2 tahun, yang lainnya bersekolah dan pendidikan tertinggi saat ini kelas 2 SMK. Yayasan ini sebenarnya memiliki donatur, tapi sayang  “kadang nongol kadang ngga”, begitulah penuturan teman saya berdasarkan informasi dari salah satu pengurus.

Seringkali kita merasa susah dan mengeluh dengan masalah yang sebetulnya tidak seberapa dan bisa diatasi, tanpa kita sadari disekitar kita masih banyak yang lebih susah namun masih tetap tawakkal dan bersyukur atas keadaannya. Sudah ada beberapa orang yang ingin mengadopsi anak dari yayasan As-Soqidiyah ini, tapi mereka menolak, mereka yakin masih bisa mengurus diri mereka, mereka ingin mandiri. Subhanallah… Malu sendiri diri ini, sering mengeluh dan merasa kurang dengan apa yang dimiliki. Padahal kalau kita membuka mata untuk melihat dunia yang lebih luas, kita akan tau kalau kita masih termasuk orang-orang yang beruntung.

 ^^

Kami dari komunitas Tangerang Backpacker insya Allah berniat ingin melakukan aksi tanggap sosial dengan menggalang dana untuk pembangunan dan kebutuhan yayasan tersebut, dengannya akan sedikit meringankan beban mereka. Bagi para pembaca yang hatinya tergerak untuk turut membantu, bisa menyalurkan donasinya melalui Tangerang Backpacker atau menggalang dana sendiri bersama teman-teman yang lainnya. Donasi tak mesti berbentuk uang, bisa berbentuk material bangunan, kasur gulung, alat tulis, pakaian layak pakai, bahkan tenaganya untuk membantu pembangunan di Rajeg.

Untuk teman-teman yang mungkin ingin melakukan survei ke yayasan juga bisa datang ke alamat yang tertera diatas. Bila agak sulit, mungkin bisa coba rute dari arah pintu air 10 menuju Rajeg, melewati perempatan lampu merah Cadas sekitar 2 kilometer, tempatnya berada disebelah kanan, ada plang dan tiang listrik besar berwarna merah didepan yayasan.

More info:

Twitter: http://twitter.com/backpackerTNG

Facebook: Tangerang Backpacker

Email: tangerangbackpacker@gmail.com 

Blog: http://backpackertng.wordpress.com

image

Informasi dan foto diatas bersumber dari Kristo, anggota komunitas Tangerang Backpacker yang melakukan survei pada Senin, 17 Februari 2014 pukul 16:27 WIB.

One thought

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *